Rabu, 02 Juli 2014

Danau Kaco Lempur

Objek wisata Aquarium Alam                  (danau kaco lempur)


     merupakan danau yang terlentak di Kabupaten Kerinci,Jambi.Tepatnya di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya.  Danau ini berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang merupakan situs warisan UNESCO. Danau ini memiliki luas sekitar 90 meter persegi dan memiliki kedalaman yang belum diketahui. Danau kaco dapat memancarkan cahaya terang di malam hari pancaran cahaya itu semakin terang pada saat malam bulan purnama atau malam tanggal 15 penanggalan Hijriah.


Danau Kaco memiliki keunikan yang khas yang jarang dimiliki oleh danau-danau lain yang ada di Indonesia.  Keunikan tersebut seperti Danau Kaco dapat mengeluarkan cahaya yang terang, terutama pada saat bulan purnama. Jika wisatawan datang ke Danau Kaco pada saat bulan purnama maka para wisatawan tidak membutuhkan alat bantu penerangan karena air danau dapat mengeluarkan cahaya yang cukup terang. Jika dilihat dari kejauhan cahaya yang dipancarkan oleh Danau Kaco akan terlihat seperti lampu yang diarahkan kelangit.
Danau Kaco dapat dicapai melalui jalur darat dimulai dari Kota jambi ke sungai Penuh. Jarak antara Jambi ke Sungai Penuh sekitar 500 km dengan waktu tempuh 10-11 jam.  Selanjutnya dari Sungai Penuh dilanjutkan ke desa terdekat yaitu Desa Lempur,Kecamatan Gunung Raya dalam waktu 45 Menit dengan kendaraan roda empat atau pun roda dua. Setelah itu dilanjutkan lagi dengan berjalan kaki menyelusuri hutan selama 3-5 jam. Selama perjalanan pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan alam yang masih sangat asri, salah satunya kita disuguhkan oleh pemandangan air terjun yang dapat kita lihat sewaktu dalam perjalanan.















Selasa, 01 Juli 2014

Rute Pendakian Gunung Marapi Sumatera Barat



Gunung Marapi (juga dikenal sebagai Merapi atau Berapi) adalah gunung berapi yang terletak di Sumatera Barat, Indonesia. Gunung ini tergolong gunung yang paling aktif di Sumatera. Terletak dalam kawasan administrasi Kabupaten Agam. Gunung ini dapat juga dilihat dari kota Bukittinggi, kota Padangpanjang dan kabupaten Tanah Datar dan memiliki ketinggian 2.891 mdpl.

Rute Pendakian Gunung Marapi
   Pendakian dimulai dari desa Koto Baru, dari desa terakhir ini pendakian terlebih dahulu akan melewati daerah yang terbuka, dengan udara yang sejuk dan selanjutnya kita akan melewati sebuah stasiun relay TV dan terus mendaki dan sampai di daerah yang dinamakan Persenggrahan. Tempat ini adalah warung-warung yang selalu ramai orang berjualan dimalam minggu saat banyak pendaki yang mendaki.




Kemiringan gunung ini tidak terjal sehingga dirasa lebih terasa menyenangkan dibandingkan dengan tanjakan jalan setapaknya gunung Singgalang. Jalan setapak yang jelas dan mudah diikuti, hutannya tidak begitu rapat.

Setelah melewati daerah hutan kita kembali menuju daerah yang agak terbuka dengan tumbuhan yang biasa terdapat didaerah ketinggian. Tumbuhan jenis rendah, termasuk vegetasi sub alpine. Dari daerah kita akan sampai didaerah yang terdiri dari pasir dan kerikil. Ini merupakan daerah terbuka dan mirip dengan kondisi di gunung Slamet Jawah Tengah.
  
 Memasuki daerah puncak kita akan menjumpai daerah dataran lebar yang kehitam-hitaman yang dipenuhi oleh lubang-lubang seperti kepundan yang teah mati. dari sini perjalanan terus lurus dan mendaki ke arah  puncak Merpati.

  Daerah Lebar ini biasa di sebut dengan Cadas , Cadas berbentuk seperti kumpulan batuan hasil erupsi Gunung Marapi dulu dan juga daerah nya gersang karna terletak di dekat kawah.
Dari Cadas ini kita dapat melihat berbagai pemandangan dan panorama alam yang indah seperti Gunung Singgalang , Kota Bukittinggi , Kota Padang Panjang dan yang lebih indah nya lagi yaitu Sunset di saat senja


Setelah melewati Cadas kita akan melihat sebuah tugu yang bernama " Tugu Abel " sebuah tugu yang di buat untuk memperingati Abel Tasman yang melakukan penyelamatan pada pendaki perempuan saat letusan Gunung Marapi


Tugu Abel
 Tugu Abel

  Lalu bila terus melanjutkan perjalanan kita akan melewati sebuah tanah lapang yang merupakan bekas kawah Gunung Marapi yang telah tidak aktif lagi bentuk nya sangat luas seperti lapangan bola dan apa bila sesudah hujan akan berbentuk seperti pantai .
 tanah lapang
 kawah gunung marapi



 jalan menuju puncak merpati
 Baru setelah melewati kawah mati kita sampai di Puncak Merpati yang merupakan puncak tertinggi Gunung Marapi dan di balik nya terdapat Taman Edelweis yang mana banyak terdapat Bunga Edelweis yang biasa di sebut Bunga Abadi karna mekar setiap saat .
  jalan menuju puncak merpati










                                          
                                                                                      taman edelweis



Sabtu, 28 Juni 2014

Daftar Perlengkapan&Peralatan mendaki Gunung



Mendaki gunung merupakan aktivitas yang tidak bisa diremehkan dan harus dipersiapkan dengan matang. Persiapan yang benar dan cermat akan membuat proses mendaki gunung lebih menyenangkan. Persiapan fisik dan mental merupakan hal yang wajib dilakukan untuk mendaki gunung, seperti latihan fisik sebulan sebelum mendaki dan mempersiapkan perlengkapan pendakian.

Perlengkapan mendaki gunung merupakan pokok dari pendakian yang akan dilakukan. Setiap pendaki gunung wajib mengetahui apa saja perlengkapan yang harus dibawa. Perlengkapan yang dibawa merupakan salah satu cara pula untuk mengurangi bahaya yang mungkin terjadi. Gunung dan segala aspeknya mau tidak mau merupakan lingkungan yang asing bagi kita, terutama untuk orang yang terbiasa hidup di dataran rendah. Oleh karena itu, perlengkapan pendakian itu wajib hukumnya.

Biasakan untuk membuat checklist atau daftar perlengkapan yang harus dibawa untuk mendaki gunung. Daftar ini dimungkinkan untuk memeriksa kekurangan barang yang belum ada. Perlu diketahui bahwa daftar perlengkapan setiap orang bisa jadi berbeda, namun ada patokan minila daftar perlengkapan yang bisa dibawa. Beberapa barang di bawah ini merupakan barang wajib masuk daftar perlengkapan.

Checklist perlengkapan mendaki gunung :

1.Sepatu
Perlindungan terhadap kaki harus benar-benar diperhatikan. Pasalnya, aktifitas utama dalam mendaki gunung adalah berjalan dan berpeluang untuk terluka karena batu atau halangan lainnya selama perjalanan. Hal pertama yang harus diperhatikan ketika memilih sepatu gunung adalah solnya. Pilih sepatu yang solnya terbuat dari karet atau sintetis, terutama yang memakai tumit. Sol ini akan membantu kaki dan menunjang gerak badan dengan baik selama perjalanan di gunung.

2.Ransel
Ransel atau carrier merupakan tempat yang tepat untuk membawa barang yang dibutuhkan selama pendakian. Ransel akan menahan beban yang dibawa di kedua bahu secara merata dan sempurna. Titik berat beban jatuh di tulang belakang yang kuat. Pengepakan barang (packing) dengan tepat merupakan hal yang terpenting dilakukan oleh setiap pendaki gunung. Barang yang paling berat diletakkan di bagian atas agar berat keseluruhan ransel tidak jatuh di pinggang atau punggung.

Ada beberapa pilihan ransel yang disesuaikan dengan kebutuhan, tipe perjalanan, dan bentuk tubuh pendaki. Kapasitas ransel mulai dari 40 liter hingga 120 liter. Ransel yang berkapasitas besar biasanya dipakai pada perjalanan yang panjang.

3.Tenda
Pilih tenda yang mempunyai ventilasi. Tenda yang tidak mempunyai ventilasi akan menyebabkan udara panas dalam tenda tertahan sehingga menaikkan kelembaban dalam tenda.

4.Pakaian
Gunakan pakaian yang terbuat dari wol, katun, parasut, atau bahan yang mudah mengering. Hindari pemakaian pakaian yang berbahan jeans sekalipun terlihat kuat namun bahannya sulit untuk mengering dan justru akan semakin terasa berat.
a.     Jaket (tahan air)
b.     Kaos
c.      Celana panjang
d.     Celana penek
e.     Pakaian ganti : kaos, kaos kaki, pakaian dalam, sweater, hem lengan panjang, dll.
f.      Scarf
g.     Sarung tangan
h.     Kerpus atau balaclava (pelindung kepala atau muka)


5.Perlengkapan Tidur
a.     Matras
b.     Sleeping bag (kantung tidur)

6.Perlengkapan Masak
a.     Kompor
Pilihan : kompor paraffin, kompor gas
b.     Nesting, sendok, cangkir, pisau, dll.
c.      Bahan makanan : makanan siap pakai (instan) seperti mie, cokelat, biskuit, roti, sarden, telur, dll.

7.First Aid
a.     Obat keselo
b.     Plester luka
c.      Obat masuk angina
d.     Obat diare / sakit perut
Sesuai dengan kebutuhan.

8.Survival Kit
a.     Korek api (simpan dalam wadah waterproof)
b.     Senter atau headlamp
c.      Peniti, silet, cutter, pisau multifungsi, dll.
d.     Alat navigasi : peta, kompas, altimeter, GPS, dll.
e.     Tali
f.      Jas hujan ponco
g.     Botol air
h.     Tas plastik

9.Lain – lain
a.     Kartu identitas
b.     Uang
c.      Kamera
d.     Alat komunikasi
e.     Buku catatan perjalanan
f.      Baterai senter cadangan
g.    Topi
h.    Sunburn protection (sunblock)
i.     Kacamata